Senin, 01 Februari 2010

Serpihan

walau menahan perih 'ku
yang sadar memang salahku
menerima kau berlalu
kini kau 'tlah bersamanya

waktu tak sembuhkan hati
hanya tambahku sadari
engkau tak bisa terganti
tapi kau 'tlah bersamanya

REFF
biarpun 'tlah sirna
di dalam hatimu
kusadar denganmu
sepadan seluruh hidupku

biarlah dirinya
yang kini kau cinta
tersisa diriku
tersenyum didalam perihku... untukmu

(interlude)

bila hanya bermimpi 'ku
ingin kau ada untukku
bisakah ku termaafkan
yang kau beri dengan senyuman

REFF
biarpun 'tlah sirna
di dalam hatimu
kusadar denganmu
sepadan seluruh hidupku

biarlah dirinya
yang kini kau cinta
tersisa diriku
tersenyum didalam perihku..

RAP
untukmu.. yang
pernah mengisi hidupku
dan kini kusadar hanya kaulah yang sepenuh itu
sepenuh hati, tapi kusia siakan lagi..
sampai titik kau lelah dan kau pilih untuk berlari
'dariku.. yang sadari pada akhirnya
sakitnya kehilanganmu dan kali ini 'tuk 'slamanya
bila seterluka itu olehku engkau maka kuterima
kau akhirnya pergi 'kan kujaga serpihan yang tersisa

REFF
biarpun 'tlah sirna
di dalam hatimu
kusadar denganmu
sepadan seluruh hidupku

biarlah dirinya
yang kini kau cinta
tersisa diriku
tersenyum didalam perihku

biarpun 'tlah sirna
di dalam hatimu
kusadar denganmu
sepadan seluruh hidupku

biarlah dirinya
yang kini kau cinta
tersisa diriku
tersenyum didalam perihku... untuk

RAP
untukku.. yang
menyimpan semua kenangan
meski'ku melangkah tetap ku menoleh kebelakang
hanya memastikan agar ku bisa melangkah tenang
mengharap kembalinya senyum kecilmu yang menghilang
'darimu.. yang sadari pada akhirnya
sakitnya kehilanganmu dan kali ini 'tuk 'slamanya
bila seterluka itu olehku engkau maka kuterima
kau akhirnya pergi 'kan kujaga serpihan yang tersisa

dan bila kubisa membalikkan waktu
akan kuhentikan detik jam di saat bersamamu
dan bila kubisa menuliskan lirik
lagu kita yang kumainkan di dalam kotak musik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar